Kuis Pintar Cermat : Tanggal 15 Agustus Apakah Rizieq Akan Beneran Pulang? Atau Hanya PHPin Saja..


Jakarta - Kuis Pintar Cermat : Tanggal 15 Agustus Apakah Rizieq Akan Beneran Pulang? Atau Hanya PHPin Saja.Para pembaca berita dan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia, Apakah kalian Rindu dan Masih Ingat Rizieq? Dengar kabar sih katanya orang ini akan pulang ke Indonesia pada tanggal 15 atau 16 Agustus 2017 ini. Tapi jangan terburu-buru bikin kesimpulan bahwa dia pulang untuk mengurusi kasus yang menimpanya. Dari berita yang saya baca kepulangannya dikarenakan ultah FPI yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia.

Jadi Rizieq dijadwalkan akan ikut acara pawai etnis yang dipelopori FPI. Dan kabar ini pun menyebar hingga ke telinga kepolisian. Kepolisian sangat senang dan sangat menunggu kepulangan Rizieq. Rizieq pasti akan disambut, maaf bukan dengan kalungan bunga atau red carpet ala selebritis Hollywood melainkan disambut utang kasusnya. Kepolisian berharap Rizieq dapat menyelesaikan dan menuntaskan kasus hukumnya yang sudah lama tertunda.

Bahkan kepolisian telah menyiapkan pengamanan terkait kepulangan dirinya. Pengamanan tersebut akan dilakukan oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta. Mungkin bukan mengamankan Rizieq, melainkan mengamankan situasi dari para pendukung yang yah, sudah bukan rahasia lagi bagaimana kelakuan mereka kalau sudah titik titik. Bisa juga sekaligus mengamankan Rizieq karena statusnya yang sudah tersangka.

Mungkin karena mengendus sedikit bahaya, akhirnya kena PHP lagi. Akhirnya Rizieq batal pulang. Kepolisian kena jebakan batman lagi oleh mereka. Batalnya kepulangan Rizieq disampaikan oleh pengacaranya Sugito Atmo Pawiro. Alasannya karena Rizieq mau fokus ibadah haji. “Jadi kalau misalkan pulang ya setelah ibadah haji. September akhir (pulangnya),” kata Sugito. Katanya siap pulang dan jalani proses hukum, nyatanya kosong lagi realisasinya.

Tapi bukan itu yang jadi permasalahan, karena kita sudah maklum dengan kekonyolan ini. Hanya titik titik saja yang percaya dengan isu kepulangan ini. Mari saya flashback buat Anda. Coba kita ingat kembali saat Rizieq pergi ke Arab dengan dalih melakukan ibadah Umroh atas undangan Raja Salman (kita iyakan saja, jangan membantah, jangan melawan, jangan protes dan jangan banyak tanya). Itu pada akhir bukan April. Kemudian sejak itu tidak balik-balik lagi.

Ada beberapa kali kabar Rizieq akan pulang tapi semuanya omong kosong. Mereka yang bikin isu, mereka juga yang bilang batal. Saya akan mencoba ingat sebisa saya. Awal Mei dikabarkan Rizieq pergi ke Malaysia usai Umroh karena ingin melanjutkan studi. Dari situ katanya Rizieq akan balik ke Indonesia. Karena ada isu red notice, dia kabur lagi ke Arab Saudi karena Malaysia ada kerja sama interpol dengan Indonesia. Batal.

Kabar berikutnya adalah Rizieq akan pulang pada awal Juni karena visa umrohnya akan habis masa berlakunya. Tapi lagi-lagi kepulangannya batal karena pemerintah Arab Saudi memperpanjang visanya. Ini pihak mereka yang bilang, bukan saya. Entah benar atau ngibul, mereka yang tahu. Batal kedua kali.

Kabar selanjutnya Rizieq akan pulang setelah lebaran. Nyatanya juga sama saja bohongnya. Sampai sekarang tak nampak batang hidungnya. Bahkan untuk mendramatisir situasi, dikabarkan seorang konglomerat Arab Saudi bersedia meminjamkan pesawat jet pribadi pada Rizieq untuk pulang ke Indonesia. Hahahahaha, tapi kok tidak pulang juga. Jangan-jangan berita bohong lagi. Tapi sudahlah, tidak apa-apa. Batal pulang ketiga kalinya.

Dan yang terbaru adalah Rizieq akan pulang pada 15 Agustus 2017 yang akhirnya batal lagi. Batal yang keempat kalinya. Itu saja sih yang saya ingat. Mungkin kalau pembaca ingat pembatalan yang lain silakan tulis di kolom komentar. 4 kali di PHP, 4 kali ditipu. Sejak dulu saya sudah yakin Rizieq takkan berani pulang karena statusnya sudah tersangka. Pembatalan yang sedemikian banyak ini seolah menunjukkan kalau dirinya merasa bersalah. Alasan rezim otoriter dan kriminalisasi hanyalah dalih untuk membenarkan ketidakpulangannya.

Dia yang meminta kepolisian menahan Ahok supaya tidak kabur keluar negeri karena berstatus tersangka, dia sendiri berstatus tersangka dan kabur. Dia menyuruh orang supaya tidak melakukan A, malah dia pula yang lakukan A. Harusnya malu deh. Kabur keluar negeri saja sudah menunjukkan dengan jelas sikapnya, apalagi diminta pulang mempertanggungjawabkan kasusnya.

Nah, saya sekarang ada sedikit kuis buat pembaca. Kan sudah 4 kali batal pulang nih (sejauh yang saya ingat). Silakan jawab ada berapa kali pembatalan sampai akhirnya Rizieq benar-benar pulang? Apakah 5, 6, 7 atau 10 atau 100? Cepat atau lambat Rizieq pasti akan pulang, hanya saja kita tak tahu kapan pastinya. Berapa kali kita akan di-PHP sampai akhirnya dia balik? Ayo jawab!

http://m.tribunnews.com/metropolitan/2017/08/05/rizieq-shihab-batal-pulang-ke-indonesia-ini-alasannya