Belum Dilantik Aja Anies-Sandi Sudah Berani Menetapkan Ahmad Dhani Sebagai Anggota Tim Kerja dan Wisata Jakarta


Jakarta - Seusai Pilkada Cagub-Cawagub, paslon No.3 Anies-Sandi ditetapkan KPU sebagai juara untuk Gubenur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Tetapi Paslon Calon No.3 Anies-Sandi belum dilantik saja sudah berani melantik beberapa orang menjadi tim kerjanya.

Kita tahu bahwa musisi Ahmad Dhani sudah masuk dalam daftar salah satu anggota tim kerja wisata dan budaya Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Tim tersebut bagian dari tim pengarah gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI tersebut nantinya.

Sandiaga Uno datang ke acara paparan dari tim kerja wisata dan budaya di Cheers Residential Graha RSPP, Jakarta Selatan, Minggu (2/7/2017). Dhani turut hadir dalam acara tersebut.

"Kita apresiasi karena teman-teman ini sudah move on dari kerja kampanye kemarin, jadi baju kampanye sudah bertukar jadi baju kerja dan sudah diajukan 4 gagasan utama untuk wisata dan budaya," ungkap Sandiaga usai pemaparan.

Menurutnya, gagasan yang diajukan tim nya tersebut mencakup hingga wilayah Kepulauan Seribu dan pengelolaan situs-situs yang ada di Jakarta. Sandiaga menyatakan ia dan Anies membutuhkan partisipasi dari masyarakat sehingga bukan hanya Pemprov dan BUMD yang turut serta.

"Idenya baik baik, menurut saya ini sebuah hal yang penguatan dari program yang ada. Ada juga yang outside the box, ada juga yang memulai dari sesuatu yang kecil-kecil, tapi ngena," kata dia.

Musisi Ahmad Dhani masuk menjadi salah satu anggota tim kerja wisata dan budaya Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Tim tersebut merupakan bagian dari tim pengarah gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI tersebut.

Sandiaga Uno datang ke acara paparan dari tim kerja wisata dan budaya di Cheers Residential Graha RSPP, Jakarta Selatan, Minggu (2/7/2017). Dhani turut hadir dalam acara tersebut.

"Kita apresiasi karena teman-teman ini sudah move on dari kerja kampanye kemarin, jadi baju kampanye sudah bertukar jadi baju kerja dan sudah diajukan 4 gagasan utama untuk wisata dan budaya," ungkap Sandiaga usai pemaparan.

Menurutnya, gagasan yang diajukan tim nya tersebut mencakup hingga wilayah Kepulauan Seribu dan pengelolaan situs-situs yang ada di Jakarta. Sandiaga menyatakan ia dan Anies membutuhkan partisipasi dari masyarakat sehingga bukan hanya Pemprov dan BUMD yang turut serta.

"Idenya baik baik, menurut saya ini sebuah hal yang penguatan dari program yang ada. Ada juga yang outside the box, ada juga yang memulai dari sesuatu yang kecil-kecil, tapi ngena," kata dia.

"Dewan museum tentunya isinya pakarnya lah, ahli-ahli dalam dunia kemuseuman lah. Saya sama Fadli Zon adalah orang yang paling ahli di Jakarta dalam urusan museum," imbuh Dhani.

Saat ditanya mengapa memilih Museum, mantan Cabub Bekasi itu mengatakan sudah banyak ahli di bidang lainnya. Dia juga memastikan Dewan Museum ini tidak terkait dengan dunia musik.

"Kalau musik banyak yang bisa, tarian banyak yang bisa. Kalau museum cuma saya dan fadli yang bisa. Banyak Jakarta masih sedikit sekali, sama Kota Batu aja kalah," sebutnya.

Dewan Museum yang didirikannya bersama Fadli Zon menurut Dhani akan segera bekerja. Tentunya setelah Anies-Sandi dilantik sebagai Gubernur dan Wagub DKI pada Oktober 2017 nanti.

"2017 ini lah segera lah. Dan wagub beserta istri menyambut baik usulan tersebut. Iya langsung bekerja. Dan itu nggak terbatas museum yang berbau sejarah bisa juga misalnya museum angkut misalnya museum angkut di Kota Batu bisa jadi salah satu inspirasi," ungkap Dhani.

"Tidak menutup kemungkinan misalnya museum baru misalnya ya museum gitar dunia misalnya. Jadi ada di Jakarta masyarakat bisa melihat gitar dari tahun '20 atau '30 bisa dinikmati orang Jakarta," tambahnya.

Dhani juga tampaknya banyak berkiblat pada pelestarian budaya yang dilakukan oleh Pemkot Batu dalam hal museum. Apalagi mengingat APBD DKI yang totalnya jauh lebih besar dibanding Batu, Jawa Timur.

"Kita akan membuat Insya Allah yang lebih baik dari kota Batu karena DKI dengan Kota Batu APBD nya beda 70 kali lipat. Kota Batu APBD nya cuma Rp 1 T tapi bisa punya museum angkut yang bagus dan hebat, Jakarta Rp 70 T harusnya bisa lebih hebat dari Kota Batu," tutup Dhani. (detik.com)