Pasca Pengurus GNPF MUI Bertemu Jokowi, Amien Rais Keluarkan 33 Statemen. Yang Nomor 12 Paling Mengejutkan!

Jakarta - Ketua Penasehat Presidium Alumni 212, Amien Rais langsung bereaksi usai mengetahui adanya pertemuan antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo, seluruh anggota dan jajaran pemimpin GNPF MUI telah dipanggil ke Yogyakarta untuk menghadap Amien Rais.

“Kami dipanggil mendadak sama Pak Amien untuk membahas soal itu (pertemuan dengan Presiden Jokowi). Tidak ada rencana saya sebelumnya di hari kedua lebaran mau kemari,” kata Sambo usai menemui Amien di Yogyakarta, Senin (26/6/2017).

Sambo tidak menampik bahwa pertemuannya itu membahas dampak dari pertemuan Jokowi dan GNPF MUI terhadap kepentingan perjuangan umat Islam.

“Termasuk dampak buruk bagi kredibilitas dan nama baik para ulama, terutama Habib Rizieq di mata umat. Ini yang sangat mungin terjadi,” beber Sambo.

Sambo menegaskan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah lain agar perasaan umat Islam yang sebelumnya sangat mempercayai dan menghormati ulamanya, tidak kecewa dengan adanya pertemuan di Istana Negara itu.

Terpantau dari postingan di akun facebook Dukungan Untuk Ulama, Amien Rais kemudian mengeluarkan 33 petuah sebagai berikut:

*Petuah Dewan Pembina Presidium Nasional Alumni 212. Prof. Dr. M. Amien Rais dari Jogjakarta*
*MENYIAPKAN PEMIMPIN DARI MASJID*
1. Realitas dengan kondisi tujuan umat Islam masih jauh. _Dunia Islam yg masih punya harapan hanya segelintir_ sedang yang lain setback ke belakang.

2. Dr. Moh. Natsir 35 tahun lalu mengutus 3 orang untuk menghadiri konferensi Islam Internasional, diharapkan _abad 15 H menjadi Islam renaissance, abad kebangkitan Islam,_ tapi realitas sekarang Libya porak poranda, Irak konflik tak habis-habisnya, Syria jadi neraka dunia, Mesir sulit bangkit kembali.

3. _Al Jihadu fi Sabillah masih dilupakan semua Ormas_ baik Muhammadiyah, NU, DDII, PERSIS dll. Sedangkan perubahan sangat cepat dan _peradaban kita masih kalah dengan peradaban Kristen, Yahudi, China, Eropa._

4. Rasa jihad dihati umat Islam dicabut dan rasa takut musuh terhadap umat Islam dicabut Allah dikarenakan _sebagian umat Islam cinta dunia dan takut mati._

5. _Politik belah bambu dilakukan terhadap Umat Islam_, satu di injak dan satu diangkat.

6. _Sektor Ekonomi dikuasai oleh Aseng_. Kita hanya menjadi penonton.

7. _*Zakat masih belum menjadi realitas,*_ kebanyakan masih hitung2an diatas kertas mestinya besar, tanpa ada uangnya sesuai hitungan.
8. Semua masalah muncul dikarenakan _tak adanya ruhul jihad_ : Pengerahan segenap kemampuan untuk mencapai segala yang diperintahkan Allah.
9. _*Orang mukmin itu harus kuat*_ sedangkan umat kita sekarang dhuafa' (lemah-dilemahkan)

10. Ustadz Natsir, Habieb Rizieq adalah ulama yg berpegang pada kebenaran. _Yang lain takut distop bantuannya, dikriminalisasi_ karena organisasinya sudah terlalu besar sehingga gamang walaupun niatnya sama.

11. Ustadz generasi sekarang terutama yg disebutkan sebelumnya _paham bagaimana mengangkat kehidupan dunia untuk menggapai akhirat._

12. Pertemuan HRS di Saudi Arabia bersama 8 ulama dan mengatakan beliau bisa stay selama2nya. BIN datang menjanjikan SP3 tapi jangan demo karena pilpres sudah dekat sekali, tapi ditolak HRS. HRS Ditanya maunya apa?
_*1) Stop kriminalisasi Ulama,*_
_*2) Lepaskan Al Khottot dan yg lain2,*_
_*3) Jangan berikan angin pada PKI,*_
_*4) Stop obral sumber daya ke asing-aseng,*_

_*5) Rekonsiliasi minta demokrasi proporsionalitas, muslim 80% non muslim 20% disemua lini (penerimaan polisi, tentara, kepala daerah mayoritas muslim ya harus muslim).*_......
klik disini berita lengkapnya : http://www.sukanew.com/2017/06/pasca-pengurus-gnpf-mui-bertemu-jokowi.html