Di Hari Nan Idul Fitri Ini Teroris Tembaki Polisi di Sumatera Utara

Sumut - Takbir masih menggema pada Minggu 25 Mei dini hari. Namun, lantunan syukur menyambut Idul Fitri 1438 H itu tak menyurutkan niat dua pria melancarkan teror terhadap polisi.

Satu orang anggota kesatuan Yanma Polda Sumatera Utara Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena diserang dua terduga teroris. Aiptu Martua tewas dengan luka tikam di leher, dada, dan tangan.

"Pada saat diserang anggota atas nama Aiptu Martua Sigalingging gugur karena ditikam dengan senjata tajam," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu 25 Juni.

Setyo menceritakan, penyerangan pada pukul 03.00 WIB itu dilakukan terhadap dua anggota Polda Sumut yang tengah berjaga di salah satu pos masuk Mapolda Sumut. Selain Aiptu Martua Sigalinging, Brigadir E Ginting juga menjadi korban.

"Jadi dua orang melompat pagar di penjagaan Polda Sumut. Kemudian menyerang salah satu pos," kata Setyo.

Saat penyerangan, dua anggota Polda Sumut tersebut tengah istirahat di pos 3 Polda Sumut. Setelah terjadi perkelahian dan penusukan, kemudian Brigadir E Ginting meminta bantuan dari pos lain di Polda Sumut.

"Anggota Brimob di pintu lain ambil tindakan (penembakan), dan satu pelaku tewas di tempat dan satu kritis," kata Setyo.

Sementara kondisi Brigadir E Ginting juga kritis dan tengah menjalani perawatan intensif.

Setyo Wasisto menuturkan, kepolisian sudah mengantongi identitas dua pelaku penusukan terhadap Aiptu Martua Sigalingging.

"Sudah. Yang meninggal dunia berinisial AR (30) dan yang mengalami kritis berinisial SP (47)," ujar Setyo.

Sumber : Liputan6.com